10 October 2010

++ Teruntuk Seorang Sahabat ++

Hai Sahabat Tercinta,
Cerahkah langitmu di seberang sana?
Terakhir kali kita bertukar kata,
Hati ini didera gundah nan gulana,
‘Kau dengar, dalam ketiadaan suara,
Ringankan beban yang sesakkan dada,
Dan ‘kau buat aku kembali percaya kepada kata ‘percaya’,
Sehingga ‘tak lagi aku putus asa,
Perlahan hidup mulai kutata,
Dan kuterima ketidaksempurnaan yang ada.

Tahukah, Sahabat Tercinta?
Aku baik-baik saja,
Aku bahagia,
Dan di sini aku berdo’a,
Agar ‘kau pun bahagia apa adanya,
Sekarang, dan selamanya.

Sydney (Ashburner Street), 10th October 2010, 1:01am

No comments:

Post a Comment