01 July 2009

++ K ++

++ Kata ++


Indonesian (Original)

Adalah sebuah kata
Yang lama t'lah berkawan dengan telinga
Sering kali tertukar artinya, bahkan terlupa
Namun bagiku, pemberi hidup sebuah makna

Kala terucap, indah terdengar bagai alunan biola
Tandai diriku 'tak sendiri saja
Walau begitu, tetaplah menyayat jiwa
Karena 'kutahu ada -satu- yang tiada...

Kata, yang semasa waktu mentari berpijar
Hingga rembulan lelah bersinar
Hanya dapat terlontar
Dengan dia dan mereka di sekitar

'Tak pernah tertutur, kala ada engkau dan aku
Di sini hanyalah aku bersama diriku
Dan di sana engkau pun begitu
Tiada masa 'tuk 'kau dan aku bertemu

Namun tetap sepenuh hati 'kuberharap
Tiba suatu saat untuk 'ku mengucap
Kata, dengan penuh rasa, cita dan makna
Kala 'kau dan aku memandang titik yang sama, bersama

Kita.



English (Translation) : W

Such is one word,
That is no stranger to any man’s ears,
Often, its essence is confused, even forgotten,
But for me, a new meaning it gives to life.

When uttered, beautiful it sounds,
It tells me, alone I am not,
But still, despair it breathes into my soul ,
For I know, -one- is missing…

A word, from the time the sun lightly beams,
‘Til the moon exhausts and retires,
Can only be uttered,
When he and they are around.

It can never be, when here, you and I are,
Here, exist only myself and I,
And there, it shall be the same with you,
The time will never intertwine, your path and mine.

But I still hope with sincerity,
That the time will indeed come, for me to say,
A word, with all my passion and hope,
When you and I look towards the same direction, together.

We.

Yogyakarta, 1 Juli 2009 00:50

++ Kertas ++

Tiada cahaya 'kau berikan dalam gelap
Tiada teduh 'kau berikan kala terik menyengat
Tiada hangat 'kau berikan kala malam mencekam

Rapuh, tanpa daya, itulah 'kau
Namun begitu, 'kau tetap di sini
Dan dalam diam temani aku kala diri sendiri

'Tak bergeming atau lirih 'kau ucapkan
Kala 'ku torehkan pada serat-serat tubuhmu
Luka dengan pena yang teramat tajam

'Tak juga 'kau mengeluh atau melawan
Kala 'kunodai kulit putihmu
Dengan hitamnya tinta yang 'tak 'kan pernah hilang

Tetap 'kau mendampingiku, entah 'ku bahagia atau sendu
Saksi dalam bisu 'tuk semua yang tersimpan di hatiku
Dan abadi terpatri di dirimu semua rasa tentangku dan dirinya...

Yogyakarta, 1 Juli 2009 1:07am

No comments:

Post a Comment